JURNAL PERCOBAAN XII : KROMATOGRAFI KOLOM
JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK I
“ KROMATOGRAFI KOLOM ”
DISUSUN OLEH :
RARA AKDA SEPTIAN
A1C119095
REGULER B
DOSEN PENGAMPU :
Dr.Drs.SYAMSURIZAL,M.Pd
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
I. JUDUL : Kromatografi Kolom
II. HARI / TANGGAL : Senin / 10 Mei 2021
III. TUJUAN : Adapun tujuan pada percobaan ini yaitu :
1. Untuk mengetahui metode pemisahan kromatografi kolom
2. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi hasil pada kromatografi kolom
IV. LANDASAN TEORI
Pada kromatografi kolom terdapat fase diam yang dinamakan penjerap. Adapun maksud dari penjerap ini yaitu dapat berupa pasir dan juga berupa alumina. Terdapapat pemisahan yaitu dalam kromatografi kolom dimana dapat dilakukan dengan menggunakan sebuah kolom yang bentuknya itu menyerupai uret dimana nanti nya diisi dengan zat penjearp,misalnya itu pasir,untuk bagian bawahnya dari kolom tersebut dapat ditampung dengan gelas beker untuk dapat keluarnya eluen (Tim Kimia Organik ,2021).
Pada kromatograi kolom terdapat hubungan timbal balik,
maksud dari timbal balik tersebut yaitu , dimana sebuah partikel yang memiliki
ikatan sangat kuat dengan sebuah kolom yang akan melakukan gerak yang lambat
dari pada pertikel yang ikatannya sangat lemah (Khopkar,2008).
Pada kromatografi selain terdapat definisi,juga bisa dinyatakan dalam sebuah contoh. Dimana contoh dari kromatografi yang akan melakukan retensi pelarut pada sebuah permukaan adsorben yaitu kromatografi kolom adsorbsi. Kromatografi kolom adsorbsi memiliki fasa diam nya yaitu zat padat,sedangkan fasa geraknya itu dapat berupa cairan atau gas (Gandjar,2007).
V. ALAT DAN BAHAN
5 5.1. ALAT
Adapun alat yang digunakan pada percobaan ini yaitu :
1. 1. Statif dan Klem
2. 2. Kolom
3. 3. Pengaduk Kaca
4. 4. Pipet tetes
5. 5. Beker gelas
6. 6. Kapas
7. 7. Chamber
8. 8. Plat Kromatografi
5. 5.2. BAHAN
Adapun bahan yang digunakan pada percobaan ini yaitu :
1. 1. Silika gel 60 ml
2. 2. Rivanol
3. 3. Riboflovin
4. 4. Diklorometa: Metanol (99:1)
VI. PROSEDUR KERJA
1. Dimasukkan sedikit kapas kedalam kolom hingga sampai diujung kolom
2. Dibasahi sedikit fase diam menggunakan fase gerak,dan diletakkan dibeker gelas, kemudian diaduk
3. Dimasukan terlebih dahulu fase gerak kedalam kolom, kemudian dilanjutkan penambahan bubur silika kedalam kolom hingga beker gelas yang berisi bubur silika bersih.lalu ditampung fase gerak nya
4. Dimasukkan fase gerak hingga melebihi batas fase diam yang terdapat pada kolom
5. Dimasukkan sedikit demi sediit sampel kedalam kolom, sampel yang digunakan adalah riboflavin dan rivanol melalui dinding kolom
6. Diturunkan cairan pada bagian bawah kolom hingga batas sampel yang dimasukkan
7. Ditambahkan lagi fase gerak , lakukan sedikit demi sedikit pada kolom
8. Dikeluarkan cairan melalui bagian bawah kolom dan ditampung dalam erlenmeyer
9. Dipindahkan Erlenmeyer ke vial kosong
10. Dilakukan penotolan pada Plat kromatografi yang sudah ditandai dan diberi jarak Masing- Masing 1cm dan ditotolkan
11. Dimasukkan Plat Kromatografi kedalam Chamber yang berisi Fase gerak yang sudah dijenuhkan dan setelah itu dimasukkan ke sinar UV .
LINK VIDEO :
Agar lebih jelas mengenai senyawa hidrokarbon,simak link berikut ini :
PERMASALAHAN
1. 1. Mengapa Kapas dimasukkan kedalam Kolom ,bahkan sampai diujung Kolom ?
2. 2. Berdasarkan video tersebut sampel yang digunakan pada percobaan ini adalah riboflavin dan rivanol . selain itu apakah ada sampel lain yang dapat digunakan ? sebutkan sampel nya dan berikan sedikit penjelasan.
3. 3. Berdasarkan video percobaan , mengapa Dilakukan penotolan pada Plat kromatografi?

baiklah saya Putri Mayang Sari A1C119056 akan menjawab pertanyaan no.1 penggunaan kapas adalah untuk mencegah dari terjadinya pengendapan adsorben atau fase diam pada ujung kolom kromatografi yang dapat mempengaruhi hasil akhir.
BalasHapusBaiklah saya Erina Shafura (A1C119068), akan menjawab pertanyaan no. 3
BalasHapusAdapun tujuan dilakukannya penotolan pada plat kromatografi yaitu supaya fraksi-fraksi yang telah diperoleh disatukan dan didistribusikan sehingga terindentifikasi suatu senyawa yang benar-benar terpisah dari yang lainnya.
Baiklah perkenalkan nama saya Lela Sastry Br Sormin dengan Nim A1C119086 akan menjawab pertanyaan no 2 Slika Gel ,
BalasHapus